Cemburu. Satu kata  yang memiliki berjuta makna.

Terkadang cemburu itu bermakna sayang, iri, ataupun marah. Tapi adakah cemburu yang memiliki arti cemburu yang sejati? Cemburu yang memiliki makna cemburu (saja)?

Aku akui, AKU CEMBURU!

Hahahaha. Mungkin sekarang aku sedang sedikit sinting. Sedikit bergeser otakku karena praktikum biokimia tadi.

Praktikum biokimia bagiku merupakan praktikum yang menyenangkan (sebenarnya).Tetatpi praktikum kali ini membutuhkan ekstra tenaga. Jelas saja karena praktikum yang harusnya dilaksanakan dalam dua kali pertemuan tiba-tiba harus digabung dalam satu pertemuan saja. Jelas membutuhkan kecepatan dan ketepatan tinggi dalam melaksanakannya.

Ditambah lagi berbagai reagen dan senyawa kimia yang sangat membahayakan. Bayangkan saja, satu tetes saja dapat merenggut nyawa seekor semut. (Hahahahaha yaiyalah!)

Satu tetes zat kimia itu, ternyata telah berhasil membakar jas praktikumku. Betapa merinding dan bergetarnya aku saat berhadapan dengan cairan itu.

Yah, kenapa baru sadar sekarang, ternyata praktikum biokimia benar-benar membutuhkan ekstra hati-hati dan ekstra teliti. Selain membuat gemetar dan jantung nyaris copot, praktikum biokimia ini terbukti menjadi penyebab kegalauan sepanjang masa. 😀

Tapi, yah sudahlah! Yang sudah biarlah sudah.

Lanjut lagi ke cemburu.

Aku tak tahu sebenarnya aku cemburu atau hanya kesal saja. Yah!

Jika kau pemimpin dan kau memiliki anggota, sudah barang tentu apa yang kau lakukan dan apa yang kau kerjakan akan dijadikan contoh oleh anggotanya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Sekarang, bagaimana jika kau melakukan sesuatu yang kurang bagus untuk dicontoh? tentu saja hal itu tidak akan berefek apa-apa, sebagian anggotamu ada yang akan tetap meniru apa yang kau lakukan, sebagian lagi mungkin bisa memberimu cacian dan makian, belum lagi kritikan pedas.

Dan jika kau memang akan menjadi pemimpin, tak bisakah memimpin dirimu sendiri dahulu? Barulah kemudian kau memimpin anggotamu jika kau sudah benar melakukan hal yang patut untuk dicontoh.

Dan jika kau ingin diperlakukan baik oleh anggotamu, ataupun oleh orang lain, maka perlakukanlah mereka seperti apa yang ingin kau diperlakukan.

Jika kau ingin disayang, maka sayangilah mereka, sayangilah dulu.

Jika kau ingin dicinta, dihormati, dihargai, maka lakukanlah dulu kepada orang lain yang kaumintai perlakuannya itu.

Belajarlah menghargai, mengerti, dan menghormati orang lain.

Dan jangan sekali-kali melakukan sesuatu yang kau tidak ingin mendapatkannya dari orang lain.

Jangan berkata kasar kalau tak mau dikatai kata-kata yang kasar!

Ingat! Semua yang kau dapatkan adalah cermin dari apa yang telah kau berikan.

Berikan yang terbaik, maka kau akan mendapatkan yang terbaik!

Give the best, Get the best! 😀

Iklan