Bahkan, orang yang nggak terbiasa dengan kesendirian pun pada akhirnya akan mengalaminya. Biasa hidup dengan orang-orang tersayang: ayah, bundo, adek, abang, honey, beberapa sahabat, dan kawan di mana-mana, tentu membuat tidak nyaman dengan kesendirian.

Mau tidak mau, ya hadapi saja!

Dulu, kemana-mana pasti ada kawan. Sekarang, justru yang terjadi adalah sebaliknya.

Apa mau dikata, semakin dewasa, semakin bertambah usia, semua orang kan memang punya urusannya sendiri, mereka punya kehidupan dan tanggung jawab masing-masing. 🙂

Ayah, bundo, punya urusan kerjaan masing-masing. Adek, abang, pun begitu. Pacar, sahabat, kawan juga nggak beda. Mereka punya kehidupan. So why? Sendirian nggak masalah dong, harusnya.

Aku? Tentu saja, aku pun harus segera menjalani kehidupanku dengan segera. Hanya saja, sekarang harus sendiri menjalaninya.

Sendiri itu sangat ‘tidak-menyenangkan’, Itulah kata sebagian orang.
Sendiri itu tidak selamanya ‘tidak-menyenangkan’. Itu kata sebagian orang lainnya.

Apa yang bisa dilakukan saat sendirian? Sangat membosankan bukan? Hanya bersih-bersih rumah, nonton tv, nonton film, ngegame, makan, tidur (?) Itu kata sebagian orang.
Saat sendirian, tak perlu berkeluh kesah. Nikmati saja! Itu kata sebagian orang lainnya.

Hmm.. Benar juga, nikmati saja! Sendiri pun tidak terlalu buruk. Kau bisa melakukannya, apapun yang kau mau. Coba liat keluar, jangan cuma di rumah aja dong.

Diluar sana, ada banyak hal yang bisa dilakukan. Bersosialisasilah! Dengan siapapun, setidaknya hal itu akan membuatmu jadi sedikit lebih baik.

Saat sendirian, coba deh wisata kuliner. Datangi abang-abang tukang bakso, tukang sate, tukang ketropak, bapak-bapak penjual sop buah, ibu-ibu penjual bubur, eyang-eyang penjual gado-gado, mbak-mbak pelayan restoran, atau apa aja deh yang bisa dimakan. Sambil makan, sambil ngobrol dong.
Mereka sebenarnya bukan orang yang membosankan. Emang sih, kita duluan yang harus memulai dengan baik, misalnya senyum, atau tanya hal-hal yang umum dulu. Setelah itu, believe or not, mereka akan terbuka dengan sendirinya. Menceritakan cerita mereka yang menarik, yang beda jauh dari ceritamu.

Saat sendiri, bisa juga berkunjung ke taman, atau ke GYM, di sana banyak orang  yang juga tidak membosankan. Sharing aja bareng mereka. Gimana biar badan jadi bagus, makanan apa aja yang harusnya dikonsumsi sebelum dan setelah olah raga, dan hal macem-macem lainnya. Atau kalo enggak ya, ngapain ya? Duduk-duk aja boleh, sambil ndengerin musik dan ngeliat orang-orang yang ada. Jogging juga boleh, sepeda-sepedaan juga bisa kan?

Hal lain yang dilakukan adalah ngejalanin hobi! 😀 Ya, hobi apa aja boleh deh, sukanya apa. Bermusik juga bisa, Yang suka otomotif boleh. Mau balapan atau main sepatu roda atau basketan atau futsal atau tennis ata main odong-odong atau aapaaaaa aja boleh deh.
Kalau aku sih, berenang membutuhkan konsentrasi. Saat berenang, pikiran dan gerakan tangan-kaki harus sinergis. Fokus! Kalau nggak bisa-bisa tenggelam. Buatku, berenang itu adalah cara paling ampuh buat menghilangkan galau. :p Selain membuat badan sehat, jantung sehat, pikiran pun sehat, dan galau pun ilang. (Eh, kalau nggak bisa berenang, belajar dulu ya!)

Selanjutnya, saat sendiri, shopping aja! Yang namanya shopping, gak harus ada temen kok. Tinggal dateng ke supermarket atau ke mall, atau bisa juga ke pasar. (Pasar? Iya! Why not? Ibu-ibu di pasar itu lucu-lucu kok, serius deh. Mereka ramah juga. Coba liat deh, setiap orang yang lewat pasti disapa, disuruh beli dagangannya maksudnya :D)

Jalan-jalan ke tempat-tempat wisata (atau wisata alam) juga nggak masalah kok sendirian. (Masalahnya, berani apa nggak itu). Kalo nggak berani, minta dipandu aja sama guide yang ada di situ. Tinggal kasih tips aja ke dia, pasti apapun yang pengin kita tau bakal dijelasin tuh ama dia. Sekalian juga, minta dia jadi fotografer sementara kan juga nggak papa kali ya?

Ada lagi nih, coba dateng deh ke peternakan. Di sana ngapain ya? Bisa belajar beternak lho. Misalnya ke peternakan sapi, ikut aja sama abang-abang, ikut ngasih makan sapi (eh, nggak masalah kali, ini menyenangkan banget, coba dulu, baru komentar), atau ikut-ikutan memerah sapi (wahaha, yang satu ini bener-bener nyenengin, wkwk). Nah, hal penting yang harus dilakukan di peternakan sapi, ya nyobain susu sapi murni, maknyos! Selain itu, bisa juga ke peternakan kuda, sambil coba-coba naikin kuda (Nb: coba juga naik kuda poni, asik lho). Peternakan kambing, atau unggas juga menyenangkan, yang penting nggak usah ngerasa jorok atau jijik ya! 😀

Kalau nggak peternakan, ya perkebunan deh. Sekalian bantuin yang lagi panen 😀

Umm.. Apa lagi ya? Nah ini nih, ke Perpustakaan Umum! hahaha. Biar keliatan kayak orang rajin, nggak papa dong ya. Yang sirik, boleh ikut-ikutan juga kok! :p
Di perpus umum, ngapain ya? Hotspotan deh, kalo emang ada wifi-nya. Baca buku, atau baca majalah, atau baca koran. Atau bisa juga nyewa kaset film (kalo ada). Saat di perpus, kita membutuhkan kesendirian. Kenapa? Karena kalau kebanyaken ngobrol, bisa-bisa digebukin sama orang-orang yang ada di situ, yang lagi pada serius baca dan butuh ketenangan 😀

Nah lo, banyak juga kan ternyata yang bisa dilakukan kalau lagi sendiri. Nggak semuanya harus dilakukan bareng-bareng. Besok pun, pada akhirnya kita bakal sendiri. Kalo mati kita sendirian kan, nggak ditemenin mati ama pacar, sahabat, atau kawan kan? Habis mati pun segala sesuatunya kita yang bakal mempertanggungjawabkan sendiri dihadapan Tuhan.

So, jangan takut kalo sendirian! :p

Kuncinya, jadi orang yang supel aja! Jangan belagu, jangan sok, dan jangan gengsi, plus jangan sombong. Apa coba yang mau disombongin, sama-sama idup di Planet Bumi ini kan? :p

Yang penting, nikmatin aja! Apa-apa kalo dinikmatin pasti rasanya enak kok. (Kata someone. Xixi)

Jangan takut susah, jangan takut buat nyoba sesuatu yang baru, jangan takut buat bergaul sama siapa aja.

(Kalau bergaul jangan pilih-pilih. Kalau cari kawan jangan pilih-pilih. Kalau cari pacar ya pilih-pilih dikit lah. Kalau cari calon suami/istri, itulah yang harus pintar pilih-pilih).

Sendiri itu sangat ‘tidak-menyenangkan’, Itulah kata sebagian orang.
Sendiri itu tidak selamanya ‘tidak-menyenangkan’. Itu kata sebagian orang lainnya (dan diriku).

 

Love,
R-

Iklan